Almarhum Yoshua Di sebut Lakukan Tindakan

Almarhum Yoshua Di sebut Lakukan Tindakan yang Buat Hati Ferdy Sambo ‘Luka Berat’

Almarhum Yoshua Di sebut Lakukan Tindakan, Di rtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian mengatakan bahwa tersangka Irjen Ferdy Sambo

baca juga: Suzuki punya city car baru

mengaku sedang merasa sangat marah dan emosi kepada mendiang Brigadir Yoshua.

Menurut Ferdy Sambo, di sebutkan bahwa Brigadir Yoshua melakukan tindakan yang telah sangat membuat harkat martabat keluarganya menjadi terluka.

Ferdy Sambo mengaku mendapat laporan dari kabar itu dari sang istri langsung, yakni Putri Candrawathi dan terjadi di Magelang, Jawa Tengah.

Hal tersebut di konfirmasi langsung oleh Di rtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian.

“Tersangka FS mengatakan bahwa dirinya menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya PC,” kata Brigjen Andi Rian.

Dia (istrinya) telah mengalami tindakan yang melukai harkat martabat keluarga yang terjadi di magelang yang terjadi di lakukan oleh Almarhum Yoshua,” tambahnya.

Setelah mendengar adanya laporan itu, Ferdy Sambo lantas merancang rencana pembunuhan dengan memanggil Bharada E dan Bripka RR.

Rencana pembunuhan itu di lakukan Ferdy Sambo yang langsung di tujukkan untuk Brigadir Yoshua, sehingga yang bersangkutan mati di tembak pada 8 Juli 2022.

Sementara itu, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Andrianto memastikan, bahwa penyidik tidak

akan mengumumkan motif kasus pembunuhan Brigadir J yang terjadi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

“Sementara ini informasi tersebut hanya untuk kalangan penyidik dan berharap akan terbuka sendiri nantinya saat persidangan,” kata Agus kepada wartawan, Kamis 11 Agustus 2022.

“Di sisi lain, untuk menjaga perasaan semua pihak, biarlah jadi konsumsi penyidik,” sambungnya

Ia pun menyinggung pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut bahwa motif kasus pembunuhan Brigadir J hanya bisa di konsumsi orang dewasa.

Menurut Mahfud, pembunuhan itu berlatar belakang hal yang terlalu sensitif. Kalau enggak, izin pakai saja narasi Pak Menko Polhukam ya,” ucapnya.

Agus memastikan, kasus penembakan Brigadir J sudah selesai di tangani penyidik. Namun, terkait tindakan lainnya,

seperti dugaan pelangaaran etik personel masih di dalami Inspektorat Khusus (Insus)

baca juga: Minta Di tukar Tambah, Suami Keluhkan Istri