Kenali Gejala GERD dan Cara Mengatasinya

Sering mengalami mulut mulai asam disertai rasa perih di dada hingga ke tenggorokan? Bisa menjadi itu adalah gejala GERD. Kenali apa saja gejala GERD serta beberapa langkah untuk menanganinya.

Kenali Gejala GERD dan Cara Mengatasinya

GERD (gastroesophageal reflux disease) atau penyakit asam lambung disebabkan oleh melemahnya katup atau sfingter terdapat di kerongkongan anggota bawah.

Kenali Gejala GERD dan Cara Mengatasinya

Normalnya, katup ini bakal terbuka untuk memungkinkan makanan serta minuman masuk menuju lambung serta dicerna. Setelah makanan atau minuman masuk ke lambung, katup ini bakal tertutup kencang kegunaan mencegah isikan lambung ulang naik ke kerongkongan.

Baca juga informasi : Laporan Semudah Ini Cara Melacak Orang Lewat Nomor HP, Gampang Banget!

Namun pada penderita GERD, katup ini melemah, agar tidak bisa menutup dengan baik. Hal ini mengakibatkan isikan lambung memuat makanan dan asam lambung naik ke kerongkongan.

Apabila suasana ini berjalan terus-menerus, susunan kerongkongan bakal mengalami iritasi hingga peradangan serta lama kelamaan menjadi lemah.

Gejala GERD yang Umum Terjadi

Gejala biasa berjalan saat asam lambung naik adalah rasa asam atau pahit di mulut serta sensasi perih atau panas terbakar di dada dan ulu hati. Kedua gejala ini biasanya bakal tambah memburuk saat penderita membungkuk, berbaring, atau sehabis makan.

Selain mulut mulai asam serta nyeri ulu hati, gejala lain terhitung bisa menyertai GERD adalah:

  • Kesulitan menelan atau perasaan seperti ada benjolan di tenggorokan.
  • Gangguan pernapasan, seperti batuk-batuk dan sesak napas. Orang mempunyai penyakit asma bakal sering kambuh dikala gejala GERD kumat.
  • Suara serak.
  • Mual serta muntah.
  • Sakit tenggorokan.
  • Keluarnya isikan lambung tanpa disadari.
  • Gangguan tidur.
  • Kerusakan gigi sebab sering terkena asam lambung.
  • Bau mulut.

Penting untuk diketahui bahwa gejala GERD kadang kala disalahartikan dengan serangan jantung, sebab keduanya sama-sama mengundang sensasi perih di dada serta nyeri ulu hati. Bakal tetapi, gejala kedua peyakit ini bisa dibedakan.

Nyeri ulu hati atau nyeri dada sebab serangan jantung biasanya dirasakan amat berat, menjalar hingga ke lengan, leher, atau rahang, serta biasanya terlihat sehabis melakukan kegiatan fisik.

Sedangkan nyeri ulu hati sebab gejala GERD biasanya disertai adanya rasa asam pada mulut, tidak diperparah oleh kegiatan fisik, tidak menyebar hingga ke lengan atau leher, serta dirasakan tambah berat saat berbaring.

Cara Mengatasi GERD

Guna mengatasi gejala GERD, Anda bisa konsumsi obat-obatan golongan selanjutnya ini:

  • Antasida.
  • H-2 receptor blockers, seperti cimetidine, famotidine, dan ranitidine.
  • Proton pump inhibitors (PPIs), seperti lansoprazole serta omeprazole.

Untuk menentukan style obat mana sesuai dan pas digunakan untuk membuat sembuh penyakit GERD, Anda harus berkonsultasi ke dokter lebih-lebih dahulu.

Di samping konsumsi lebih dari satu obat di atas, melakukan pergantian jenis hidup terhitung mutlak dikerjakan agar gejala GERD tidak kambuh kembali. Perubahan dimaksud adalah:

  • Menurunkan berat badan, kecuali mempunyai berat badan berlebih.
  • Tidak merokok.
  • Meninggikan kepala saat tidur.
  • Tidak berbaring atau tidur setidaknya di dalam saat 2 hingga 3 jam sehabis makan.
  • Menghindari makanan atau minuman mengakibatkan asam lambung naik, seperti alkohol, susu, makanan pedas serta berlemak, cokelat, mint, dan kopi.
  • Tidak mengenakan busana amat ketat.

Sebenarnya, tiap-tiap orang bisa mengalami gejala asam lambung naik, lebih-lebih sehabis makan di dalam jumlah banyak, makan pada larut malam, atau konsumsi makanan mengakibatkan memproses asam lambung. Asam lambung naik baru dikatakan sebagai penyakit kecuali gejala selanjutnya terlihat paling tidak 2 kali di dalam seminggu.

Agar tidak mengundang komplikasi lebih parah, mutlak untuk mengenali gejala GERD serta melakukan langkah penanganan sejak dini untuk mengatasinya. Namun Anda harus segera berkonsultasi ke dokter kecuali gejala GERD berjalan secara terus menerus dan tidak kunjung membaik.

Selain itu, sekiranya nyeri dada atau nyeri ulu hati dirasakan menyebar hingga ke rahang serta lengan disertai dengan sesak napas dan keringat dingin, segeralah pergi ke IGD untuk beroleh penanganan lebih lanjut. Bisa menjadi gejala selanjutnya pertanda serangan jantung.